UMKM Berjualan di Bahu Jalan Bengkong Indah Atas, Lurah Tegaskan Tak Pernah Ada Izin

Aktivitas pedagang UMKM yang berjualan di bahu Jalan Bengkong Indah Atas, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, menyebabkan arus lalu lintas melambat dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada sore hingga malam hari, Senin (15/12).

Batam – Maraknya aktivitas pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di bahu Jalan Bengkong Indah Atas, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, kendaraan pengunjung yang parkir di badan jalan diduga menyebabkan sembrawutnya arus lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, lapak-lapak pedagang yang berdiri di sepanjang bahu jalan kerap membuat arus lalu lintas melambat. Bahkan, sejumlah kendaraan terlihat masuk ke jalur berlawanan arah, terutama pada sore hingga malam hari, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Amsnews.id telah berupaya mengonfirmasi kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Imam Tohari, melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (8/12). Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Lurah Bengkong Indah, Randy Rumadi Putra, menegaskan bahwa aktivitas perdagangan di bahu jalan tersebut tidak memiliki dasar izin dari pemerintah.

“Bahu jalan di atas bukan untuk berjualan. Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Bengkong, khususnya Kelurahan Bengkong Indah, tidak pernah memberikan izin terkait seluruh kegiatan dan aktivitas di bahu jalan tersebut,” tulisnya melalui pesan singkat whatsapp kepada redaksi Amsnews.id, Senin (15/12/2025).

“Kami dari pihak pemerintah Kecamatan Bengkong, khususnya Kelurahan Bengkong Indah, sudah memberikan SP 1 dan SP 2 untuk melarang kegiatan tersebut. Namun, peringatan itu tidak pernah diindahkan oleh para pedagang. Selaku lurah, saya juga telah menghimbau RT, RW, serta para pedagang di lokasi tersebut agar tidak melakukan aktivitas apapun, tetapi para pedagang tidak merespons dan tidak mengindahkan arahan kami,” tegasnya.

Di sisi lain, keresahan juga dirasakan pengguna jalan. IT, salah satu pengendara yang rutin melintas di kawasan Bengkong Indah Atas, mengaku kondisi tersebut sudah sangat mengganggu dan rawan kecelakaan.

“Kalau sore sampai malam, bahu jalan dipakai untuk berjualan. Banyak kendaraan sampai masuk ke jalur lawan arah. Ini berbahaya, apalagi motor sering saling serobot,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat pada prinsipnya tidak mempermasalahkan pedagang mencari nafkah, namun berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas dan terukur.

“Harusnya ada penertiban. Kami tidak masalah mereka berjualan, tapi jangan sampai jalan jadi semrawut dan membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.

Hingga saat ini, aktivitas perdagangan di bahu Jalan Bengkong Indah Atas masih berlangsung. Masyarakat pun menantikan langkah konkret dari pemerintah untuk menata kawasan tersebut tanpa mematikan usaha pedagang, sekaligus memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas. (Reza)

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kunjungi Sosial Media AMS
Dapatkan notifikasi berita terbaru dari amsnews.id dengan mengisi form berikut:

Mau bisnis makin dikenal? Yuk pasang iklan di sini!

Langsung kontak kami:

081372063300

error: Content is protected !!