Amsnews.id – Batam – Di tengah geliat pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang terus meningkat, peredaran rokok ilegal justru kian marak. Dua merek yang paling banyak ditemui di pasaran saat ini adalah PSG dan UFO Mind, yang diduga kuat beredar tanpa pita cukai resmi, Kamis (2/10/2025).
Fenomena ini menimbulkan keresahan publik lantaran penjualannya berlangsung terang-terangan, bahkan menyasar warung-warung kecil dengan pasokan langsung dari sales keliling.
“Harga rokok ini memang lebih murah. PSG Kretek Rp13 ribu, PSG Filter Rp10 ribu, dan UFO Mind juga Rp10 ribu. Banyak pembeli yang cari karena harganya miring,” ungkap seorang pemilik warung di Sagulung, Batam, sambil memperlihatkan produk yang dijualnya. Ia mengaku mendapat pasokan tanpa dokumen resmi.
Kerugian Negara dan Persaingan Tidak Sehat
Maraknya peredaran rokok PSG dan UFO Mind ilegal tidak hanya sebatas pelanggaran administratif, tetapi juga mengancam keuangan negara. Potensi penerimaan cukai yang seharusnya masuk ke kas negara hilang begitu saja. Padahal, penerimaan cukai tembakau berperan penting dalam pembiayaan layanan publik, mulai dari kesehatan hingga pembangunan daerah.
Selain itu, keberadaan rokok ilegal menimbulkan persaingan tidak sehat bagi industri rokok legal yang sudah patuh terhadap aturan perpajakan dan regulasi.
“Ketika produk tanpa cukai bisa dijual bebas, sementara pengusaha resmi dibebani regulasi, jelas keadilan ekonomi dipertaruhkan,”.
Lemahnya Pengawasan Bea Cukai Batam
Maraknya rokok ilegal ini sekaligus menyoroti lemahnya pengawasan aparat terkait, khususnya Bea Cukai Batam. Selama ini, peredaran rokok ilegal terkesan dibiarkan dan tidak mendapat tindakan tegas, sehingga memperburuk kondisi pasar.
Fenomena tersebut membuka celah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi. Jika tidak segera diberantas, produk ilegal berpotensi menguasai pasar dan merugikan negara dalam jangka panjang.
Konfirmasi : Bea Cukai Batam Siap Bertindak
Menanggapi keresahan masyarakat, Kepala Bea Cukai Batam (Zaky Firmansyah) menegaskan komitmennya untuk melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Saat di konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp “Mulai minggu ini kami aktif lagi operasi penindakan cukai, Terima kasih Infonya Pak” Ungkap Zaky Singkat.
(Red).




