BATAM – Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, mengimbau masyarakat Kota Batam untuk memperkuat persatuan dan menjaga situasi kondusif di tengah dinamika sosial yang berkembang. Pesan ini disampaikan demi menjaga stabilitas Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam keterangan resminya di Mapolda Kepri, Senin (26/1/2026), Irjen Pol. Asep menegaskan bahwa keberagaman di Kepulauan Riau, khususnya Batam, merupakan kekuatan utama daerah dan bukan alasan untuk terpecah belah.
1. Filosofi “Kepri Rumah Bersama”
Kapolda menekankan pentingnya filosofi “Kepri Rumah Bersama” sebagai landasan interaksi sosial. Menurutnya, perbedaan pandangan politik maupun sosial adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh keluar dari koridor hukum.
”Kita harus kembali menghayati makna mendalam Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk berdiri di atas kepentingan persatuan bangsa,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.
2. Dukungan Terhadap Pemerintahan Daerah
Terkait dinamika pemerintahan, Polri menyatakan dukungan penuh terhadap keberlangsungan roda pemerintahan Kota Batam yang saat ini dipimpin oleh:
• Wali Kota: Amsakar Ahmad
• Wakil Wali Kota: Li Claudia Chandra
Kapolda berharap masyarakat memberikan ruang bagi pemerintah untuk bekerja dan melakukan evaluasi secara objektif, tanpa terpengaruh narasi-narasi provokatif.
3. Langkah Preventif dan Komunikasi Tokoh
Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolda telah menginstruksikan jajarannya untuk:
• Melakukan langkah preventif: Meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan.
• Komunikasi Intensif: Menjalin dialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meredam potensi konflik.
”Batam yang aman adalah kunci kesejahteraan kita semua. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Batam cerdas, dewasa, dan menjunjung tinggi toleransi,” tutupnya. (Red)




