Investasi Rp69,3 Triliun di Batam Disorot, Dinilai Belum Tekan Pengangguran

Screenshot_20260501_121726

Batam, AMSNews.id Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 yang mencapai Rp69,3 triliun mendapat sorotan dari Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Batam. Nilai investasi yang besar tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka pengangguran. Jum’at, (1/5/2026).

Walikota LIRA Batam, Herry Sembiring, menyebut tingkat pengangguran terbuka di Batam pada 2025 masih berada di angka 7,57 persen. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa besarnya investasi belum berbanding lurus dengan penciptaan lapangan kerja.

Ia mempertanyakan apakah angka investasi yang disampaikan oleh BP Batam benar-benar telah terealisasi atau masih sebatas komitmen di atas kertas. Herry menilai, jika investasi tersebut benar-benar masuk, seharusnya diikuti dengan pembangunan pabrik dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Herry juga mendesak BP Batam agar lebih transparan dalam memaparkan data investasi, khususnya terkait proyek yang sudah berjalan dan yang masih dalam tahap komitmen. Ia menekankan pentingnya membedakan antara investasi riil dan rencana investasi yang belum terealisasi.

Menurutnya, BP Batam perlu bekerja lebih maksimal untuk memastikan komitmen investor dapat direalisasikan menjadi proyek nyata. Dengan begitu, investasi tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa investasi yang terealisasi akan berdampak luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan daya beli masyarakat. Aktivitas ekonomi yang meningkat juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha lainnya, termasuk UMKM.

Selain itu, Herry turut menyoroti pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,76 persen pada 2025. Ia menilai, pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat, terutama dari sisi peningkatan daya beli.

“Pertumbuhan ekonomi seharusnya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Jika tidak dirasakan, maka perlu dievaluasi,” ujarnya.

Ia berharap ke depan, kebijakan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Batam tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

 

Penulis : Topan

Editor : Reza

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kunjungi Sosial Media AMS
Dapatkan notifikasi berita terbaru dari amsnews.id dengan mengisi form berikut:

Mau bisnis makin dikenal? Yuk pasang iklan di sini!

Langsung kontak kami:

081372063300

error: Content is protected !!