AMSNews | Batam, Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan internasional Selat Malaka dan Selat Singapura. Dua kapal jenis kargo curah, yakni Cape XL dan Hugo Kumano, dilaporkan bertabrakan pada Selasa (20/5/2026) sekitar pukul 05.28 WIB di jalur Traffic Separation Scheme (TSS) arah timur.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum kejadian kapal Cape XL diketahui berlayar keluar dari Anchorage Singapore Area menuju Pelabuhan Qingdao, China. Sementara kapal Hugo Kumano tengah berlayar dari Brasil menuju Singapura.
Kedua kapal diketahui sama-sama berada di jalur timur TSS saat insiden terjadi. Sebelum tabrakan, otoritas pelayaran setempat juga telah memberikan informasi dan pemberitahuan lalu lintas kepada kedua kapal.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan insiden tersebut masih dalam proses investigasi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Kedua kapal mengalami kerusakan di beberapa bagian akibat tabrakan tersebut. Saat ini kapal Hugo Kumano masih berada di area TSS, sedangkan kapal Cape XL sempat hanyut dan kini telah dilabuhkan di perairan Batu Ampar, Batam,” ujarnya. (22/5/2026)
Ia menegaskan, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun pencemaran laut. Selain itu, aktivitas pelayaran di Selat Malaka, Selat Singapura, serta alur masuk Pelabuhan Batam dipastikan tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan.
“Tim KSOP Khusus Batam masih terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan dan langkah lanjutan,” tambahnya.
Hingga kini, otoritas maritim masih mendalami penyebab tabrakan kedua kapal tersebut, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun kondisi lalu lintas pelayaran di jalur internasional yang dikenal padat tersebut.
Penulis : Topan
Editor : Reza




