BATAM – Aliansi LSM dan Ormas Peduli Kepri menilai adanya upaya sistematis untuk menyudutkan Bea Cukai (BC) Batam melalui berbagai isu negatif di media sosial. Hal ini disampaikan Ketua Aliansi LSM Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, menyusul viralnya video demonstrasi tunggal dan dugaan kekerasan internal di lingkungan kantor tersebut.
Ismail menduga kemunculan isu-isu ini berkaitan erat dengan gencarnya penindakan penyelundupan yang dilakukan BC Batam sepanjang akhir 2025. Menurutnya, ketegasan institusi berpotensi memicu resistensi dari pihak-pihak yang merasa dirugikan secara ekonomi oleh praktik ilegal.
“Ada dugaan kuat pihak berkepentingan sengaja mengganggu kinerja mereka. Kami berharap BC Batam tidak terganggu dan tetap fokus memberantas penyelundupan,” ujar Ismail di Batam, Rabu (14/1).
Terkait video CCTV dugaan pemukulan pegawai oleh pimpinan, pihak internal telah memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk pembinaan disiplin dan bukan penganiayaan. Dukungan terhadap langkah bersih-bersih di internal BC juga sebelumnya telah ditekankan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, guna memberantas mafia kepabeanan. (Red)




