JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPP IPJI) resmi menetapkan struktur kepengurusan paripurna untuk masa bakti 2025–2030. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung di Sekretariat Pusat IPJI, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (12/2/2026).
Langkah ini merupakan tindak lanjut konkret dari amanat Musyawarah Nasional (Munas) V IPJI yang digelar Oktober 2025 lalu. Dalam formasi baru ini, Dr. Ir. R. Kun Wardana Abyoto, M.T. dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi oleh Andi M. Nirwansyah sebagai Sekretaris Jenderal.
Visi Profesionalisme dan Penguatan Peran
Ketua Umum DPP IPJI, Kun Wardana, menegaskan bahwa kepengurusan periode ini dibentuk untuk menjalankan roda organisasi secara transparan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
”Kepengurusan ini adalah hasil konsolidasi amanat Munas V. Kami berkomitmen membawa IPJI menjadi organisasi yang profesional dan berorientasi pada penguatan peran penulis serta jurnalis di seluruh Indonesia,” ujar Kun Wardana dalam keterangannya.
Tokoh Nasional di Jajaran Dewan
Struktur kepengurusan IPJI periode ini diperkuat oleh sejumlah tokoh nasional yang mengisi posisi dewan pertimbangan, di antaranya:
• Ketua Dewan Kehormatan: Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hendardji Soepandji, S.H.
• Ketua Dewan Penasihat: Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.B.A.
• Ketua Dewan Pembina: Bambang Harymurti.
Selain jajaran dewan, kabinet IPJI 2025–2030 juga dilengkapi dengan sembilan bidang strategis, mulai dari Organisasi, Advokasi Hukum/HAM, hingga Informatika dan Teknologi Digital.
4 Program Prioritas Jangka Pendek
Sekretaris Jenderal DPP IPJI, Andi M. Nirwansyah, memaparkan bahwa organisasi telah menyepakati empat poin utama yang akan segera dieksekusi, yaitu:
• Penguatan Legalitas: Percepatan perubahan dan penyesuaian administrasi hukum organisasi.
• Aksi Audiensi (Roadshow): Memperkuat jejaring dengan kementerian, lembaga, dan mitra strategis nasional.
• Digitalisasi Database: Pendataan anggota dan media partner berbasis teknologi di seluruh Indonesia.
• Persiapan Raker: Menyusun rencana kerja lima tahunan yang terukur dan berkelanjutan.
”Fokus awal kami adalah konsolidasi internal dan penguatan sistem database yang terintegrasi. Semua bidang sudah diminta menyusun rencana aksi detail,” tegas Andi.
Dengan komposisi yang mencakup keterwakilan wilayah Barat, Tengah, hingga Timur Indonesia, IPJI optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia literasi dan jurnalistik nasional di tengah tantangan era digital. (Red)


